JUARA NASIONAL

Satu  medali lagi disumbangkan oleh anak bangsa kepada SMP Negeri 2 Demak tahun 2013, sebagai sekolah kebanggaannya.  Medali perunggu Lomba Penelitian Ilmiah Remaja Tahun 2013 berhasil dibawa pulang oleh Gita Imania Cahyani. Gadis ini lahir pada tanggal 16 April 2000, dari pasangan Eka Purjiyanta, dan Marfu’ah, yang keduanya berprofesi sebagai guru. Gita (nama panggilan sehari-hari) merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Kakaknya (Ardian Widi Handoko) dulu juga alumni SMP Negeri...


Lebih Lanjut...

LPIR Banjarmasin 2012

PERAK UNTUK SMPN 2 DEMAK   Satu lagi prestasi gemilang telah ditorehkan siswa SMP 2 Demak di tingkat nasional. Sebagai sekolah yang berusaha menjadi sekolah terbaik di Jawa Tengah, SMP 2 Demak berusaha untuk mengembangkan segala potensi yang dimiliki, baik dari prestasi akademik maupun non akademik. Kali ini SMP 2 Demak berhasil merebut satu medali dari lomba karya ilmiah remaja tingkat nasional yang diselenggarakan di Banjarmasin dari...


Lebih Lanjut...

Gamelan dan Karawitan

Kesenian Gamelan dan Karawitan yang dimainkan oleh Murid Murid SMP2 Demak menjaga warisan budaya leluhur Indonesia. Hal ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab moral SMP 2 Demak dalam rangka melestarikan budaya bangsa. Pengenaan budaya bangsa yang luhur tersebut termasuk salah satu pendidikan karakter yang dilaksanakan oleh sekolah.


Lebih Lanjut...

Prestasi dalam tim roket

Bermula dari hoby anak-anak SMP Negeri 2 Demak untuk bermain sekaligus belajar mengetahui prinsip kerja roket. Ternyata kegemaran tersebut berbuah manis TIM ROKET AIR SMP Negeri 2 Demak berhasil menjadi juara 1 dalam Romba Roket Air tingkat Jawa Tengah. Pompa ... push..push dan go, maka roketku pun melaju..


Lebih Lanjut...

Pembelajaran guru asing

SMP Negeri 2 Demak mengembangkan pembelajaran yang Aktif, Kreatif dan menyenangkan. Guru-guru SMP Negeri 2 Demak dibekali kemampuan untuk mengajar dengan metode PAKEM tersebut. Sejak menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional, pembelajaran Matematika, IPA dan Bahasa Inggris disampaikan dalam bahasa Inggris. Faktor ini dinilai penting karena mengajarkan bahasa internasional kepada siswa di era global. Untuk lebih memberi arti yang lebih dalam pembelajaran bilingual tersebut, maka Sekolah berusaha menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga...


Lebih Lanjut...
01234

SMART Contest 2015

  • PDF

Hardiknas 2015

  • PDF

Salah satu hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia adalah Hari Pendidikan Nasional. Pada hari itu seluruh bangsa memperingati arti sebuah perjuangan yang dialami bangsa Indonesia didalam dunia pendidikan. Sebuah perjuangan yang mana para pendahulu bangsa berusaha meningkatkan harkat dan martabat bangsa melaui pendidikan, karena pendidikanlah yang bisa merubah nasib suatu bangsa.

Sejarah Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei setiap tahunnya. Pada hari itu seluruh bangsa Indonesia mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk pendidikan di Indonesia. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, itulah slogan yang sering kita dengar di republik tercinta ini. Pahlawan tidak selalu identik dengan mengangkat senjata dan berperang meski sebagian besar penafsiran menyatakan bahwa pahlawan adalah orang yang berjasa membela negara melalui medan perang. Namun sesungguhnya siapa saja yang telah berjasa membawa bangsa ini menuju kemajuan baik dibidang sosial, budaya, teknologi, kesehatan, pendidikan dan lain-lain yang kesemuanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia maka patut kiranya kita beri julukan sebagai pahlawan.

Salah seorang pendahulu yang berjasa memajukan pendidikan di Indonesia adalah Ki Hajar Dewantara. Ia lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889 dan diberi nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat yang berasal dari keluarga di lingkungan kraton Yogyakarta. Riwayat pendidikan Ki Hadjar Dewantara diawali dari menamatkan Sekolah Dasar di ELS (Sekolah Dasar Belanda), kemudian ia melanjutkan ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera) namun karena sakit ia tidak sampai tamat. Ia kemudian menjadi wartawan di beberapa surat kabar. Beberapa surat kabar tersebut diantaranya Sedyotomo, Midden Java, De Express, Oetoesan Hindia,  Kaoem Moeda,  Tjahaja Timoer dan  Poesara. Karya-karya Ki Hajar Dewantara sangat komunikatif dan tajam sehingga mampu membangkitkan semangat patriotik dan antikolonial bagi rakyat Indonesia saat itu.

Pendidikan adalah hak segala bangsa, hal ini telah tercantum dalam undang-undang. Pada saat ini masyarakat sudah banyak merasakan pendidikan. Namun kadang masih ada beberapa masyarakat yang beranggapan bahwa pendidikan itu mahal. Pada saat ini banyak program-program pemerintah yang sudah mendukung untuk kemajuan pendidikan di negeri ini. Pemerintah sudah mengalokasikan anggaran yang sangat besar untuk dunia pendidikan, oleh sebab itu hendaknya para pemangku kebijakan menggunakan anggaran itu yang tepat guna.

Selengkapnya...

Peringatan Hari Kartini

  • PDF

Peringatan Hari Kartini dilaksanakan setiap tanggal 21 April untuk setiap tahunnya. Pada tahun ini SMP 2 Demak, yang dikomando oleh Bapak Sugeng Budi selaku wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan berencana mengadakan hari peringatan tersebut. Pada tahun ini kegiatan peringatan hari Kartini dilaksanakan pada hari Rabu 22 April 2015.

Untuk memeriahkan acara peringatan tersebut, sekolah dalam hal ini adalah OSIS mengadakan beberapa lomba, diantaranya; fashion show, merias, dan mading yang bertemakan RA Kartini. Acara peringatan tersebut sangat meriah, siswa-siswa mengikuti dengan penuh semangat. Banyak hal yang didapat dari kegiatan ini diantaranya mengenalkan tentang siapa RA Kartini dan mengapa harus diperingati.

Pada lomba fashion show ini, setiap kelas mengirimkan sepasang siswa untuk tampil mengenakan busana adat Jawa. Tidak hanya itu, untuk melatih mental para peserta, setiap pasangan naik ke atas mimbar dan berorasi atau berpidato yang bertemakn tentang Kartini. Lomba fashion show ini diadakan didepan gedung utama. Selanjutnya adalah lomba merias, pada lomba ini diwakili oleh masing-masing kelas dan setiap kelas diwakili 3 siswa yang terdiri dari dua perias dan satu siswa yang dirias. Lomba rias wajah ini diadakan di aula SMP 2 Demak. Lomba berikutnya adalah lomba mading (majalah dinding), lomba ini bertujuan untuk melatih siswa untuk belajar menulis tentang puisi, perpen, artikel dll. Selain bertujuan untuk elatih siswa untuk menulis, lomba mading ini juga mengajarkan siswa untuk memanfaatkan barang-barang bekas untuk menghias mading mereka masing-masing. Hal ini bertujuan agar dimasa yang akan datang mereka bisa memanfaatkan sesuatu yang terbuang menjadi barang yang bernilai. Selengkapnya...

Kirab Budaya 2015

  • PDF

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta. Budaya berasal dari kata buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (berarti budi atau akal), diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari bahasa latin yaitu Colere dan berarti mengolah atau mengerjakan. Selain itu Colere juga bisa diartikan sebagai mengolah tanah atau bertani. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Indonesia sering juga meyebutnya "kultur".

Demak merupakan salah satu kota budaya. Kota ini menyimpan banyak sejarah karena kaitannya dengan Kesultanan Demak. Sebagai pusat penyiaran agama Islam di Jawa, di kota Demak banyak ditemukan tempat-tempat bersejarah diantaranya Masjid Agung Demak dan makam Sunan Kalijaga (salah satu Wali Songo). Dua tempat ini sering dikunjungi para peziarah dari berbagai kota di pulau Jawa dan bahkan dari luar jawa.

Banyaknya budaya yang tersebar di kabupaten Demak, pemerintah daerah dalam hal ini adalah Bupati Demak mempunyai gagasan yang bertujuan untuk menunjukkan potensi kebudayaan Demak yang tersebar di seluruh penjuru Demak. Kirab Budaya adalah salah satu contohnya, kegitan ini dilaksanakan setiap tahun yang bertujuan untuk menunjukkan budaya dan kebudayaan masyarakat Demak dan juga berupaya untuk melestarikan budaya tersebut. Selengkapnya...

Seminar Nasional Hari Jadi Demak

  • PDF

Masyarakat Jawa tidak asing untuk perangkat musik yang bernama gamelan, karena alat musik ini sudah sering kali terdengar dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, masyarakat tahu benar alat musik tersebut. Begitu juga dengan masyarakat Demak itu sendiri sudah tidak asing lagi dengan yang namanya gamelan. Gamelan Jawa sudah tidak hanya terkenal di Indonesia saja. Bahkan gamelan ini sudah terkenal sampai manca negara. Jadi, alangkah ironis sekali jika kita bangsa Indonesia yang memiliki budaya tersebut malah tidak melestarikannya.

Berangkat dari hal tersebut, SMP 2 Demak sebagai sebuah lembaga pendidikan formal, selain fokus pada pendidikan akademik juga fokus pada pelestarian budaya dalam hal ini adalah pelestarian gamelan. Salah satu ekstrakurikuler yang ada di SMP 2 Demak adalah karawitan. Hal ini bertujuan agar peserta didik mengenal budaya Indonesia dan berharap kelak mereka akan melestarikan budaya tersebut. Untuk menjaga eksistensi karawitan di sekolah ini, tim karawitan SMP 2 Demak sering mengisi acara-acara yang berkaitan dengan pelestarian budaya lokal.

Pada hari ini 2 April 2015, tim karawitan SMP 2 Demak mendapat undangan untuk tampil di Pendopo Kabupaten Demak dalam rangka Seminar nasional dengan tema "Menggagas Demak Sebagai Tujuan Wisata Religi". Seminar yang dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Bupati Demak diawali dengan penampilan tim karawitan SMP 2 Demak yang selama ini dibimbing oleh Bapak Soendjojo.

Semoga dengan adanya kegiatan-kegiatan yang menyertakan pelestarian budaya lokal menjadikan masyarakat Demak semakin mencintai budaya Jawa khususnya dan Indonesia pada umumnya, dan untuk peserta didik akan semakin menambah mencintai dan merasa memiliki dan pada akhirnya akan berusaha untuk melestarikan budaya tersebut.

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Kontak Kami

Jl. Sultan Patah No.84 Demak
Jawa Tengah, Indonesia
+880-112-233-445-566

Email : info@smp2demak.sch.id
Web : www.smp2demak.sch.id

social